Suasana Asrama Universitas Indonesia (UI) yang berlokasi di dalam area Kampus Depok selama masa pandemi Covid-19 terasa berbeda dari sebelumnya. Asrama yang terdiri atas 13 bangunan ini, biasanya selalu ramai oleh para penghuninya, sekarang berubah menjadi sepi.

Hanya satu-dua tenant kantin yang berjualan, kamar-kamar kosong tak berpenghuni, dan selasar hanya dilewati beberapa mahasiswa. Situasi ini dimanfaatkan oleh pengelola asrama untuk membenahi kondisi asrama guna peningkatan fasilitas dan pelayanan. Pada 2020, Asrama UI tercatat memiliki 1.255 kamar, dan menyediakan kantin, jaringan wi-fi, ATM, mushala, minimarket, laundry, business center, serta guest house untuk orangtua, maupun tamu UI, dan pengamanan.

Gedung Asrama UI. (Dok UI)

Saat ini, pengelola asrama tengah melakukan pembetulan dan pembersihan saluran air, memangkas ranting pohon kering yang membahayakan, serta pemasangan lampu tembak agar setiap sudut Asrama UI menjadi terang untuk mendukung keamanan. Ke depannya, Asrama UI juga akan menyiapkan jaringan wi-fi di dalam kamar, mengingat selama ini untuk mengakses internet hanya bisa dilakukan di area publik. Selain itu, pengelola Asrama UI juga berencana akan menyediakan tempat ibadah kapel, lapangan olahraga basket, voli, dan futsal, meeting hall, serta perbaikan lainnya.

Kepala UPT Asrama Mahasiswa UI Abdi Kurnia Djohan SH MH menuturkan, “Semangat kami adalah membangun sebuah asrama yang nyaman dalam kebersamaan dan keberagaman. Asrama UI merupakan rumah bagi ribuan mahasiswa UI yang datang dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga negara lain. Tercatat pada tahun ajaran 2019/2020 kemarin, Asrama UI dihuni oleh 20 mahasiswa asing dari 13 negara, di antaranya Uganda, Kenya, Tanzania, Burundi, Senegal, Ethiopia, Filipina, Kamboja, Timor Leste, Suriah, Sudan, Pakistan, dan Palestina. Jadi, kami ingin membawa Asrama UI sebagai hunian prima yang berkualitas global dan menjadi laboratorium pluralisme.”

Kamar Asrama UI. (Dok UI)

Ia menambahkan, “Kami masih menjaga dengan baik barang-barang mahasiswa yang masih berada di kamar mereka masing-masing ketika penghuni tengah kembali ke rumah orangtuanya sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Pengelola Asrama UI juga tetap memberikan pelayanan kepada 68 mahasiswa penghuni asrama yang tidak dapat pulang ke daerahnya maupun negaranya masing-masing. Sebagai bentuk tanggung jawab, kami menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam bagi mereka agar tetap terjamin kebutuhan pangannya. Selain itu, para mahasiswa yang masih tinggal di dalam asrama juga selalu dipantau status kesehatannya. Mahasiswa tidak dibebankan biaya apa pun atas fasilitas ekstra tersebut. Hal ini dimungkinkan karena terdapat dukungan dari berbagai pihak, serta menggunakan pembiayaan dari Asrama UI pula.”

Lobi Asrama UI. (Dok UI)

Dari asrama ini ke dalam kampus, hanya memerlukan 10–15 menit perjalanan menggunakan Bus Kuning UI, gratis sampai ke fakultas tempat mahasiswa berkuliah. Pada masa perkuliahan normal, bus kampus beroperasi dari Senin–Sabtu, pukul 06.00–21.00 (kecuali Sabtu pukul 06.00–17.00). UI juga menyediakan fasilitas sepeda kuning/gowes, serta jogging track yang aman dan asri, sehingga mahasiswa dapat sambil berolahraga saat ingin pergi ke kampus. Asrama UI memiliki gedung untuk putri dan putra. Saat tinggal di Asrama UI, mahasiswa hanya perlu membawa barang-barang pribadi karena kamar Asrama UI sudah mencakup tempat tidur lengkap dengan seprai dan bantal, lemari pakaian, meja belajar, dan kasur.

Dalam menjalankan komitmen untuk memberikan pelayanan hunian bagi mahasiswa baru UI, asrama ini juga tetap membuka penerimaan penghuni baru yang seluruh tahapannya dilakukan secara online. Agar bisa tinggal di dalam Asrama UI, harus menunggu arahan protokol kesehatan di UI untuk pelaksanaan perkuliahan semester ganjil tahun ajaran 2020/2021.

Informasi pendaftaran Asrama UI dapat diakses melalui http://asrama.ui.ac.id/site/ atau media sosial resmi UI, serta dapat menghubungi (021) 7874414 atau Whatsapp 085892124592. Asrama UI diprioritaskan bagi mahasiswa UI program vokasi dan sarjana yang berdomisili dari non-Jabodetabek. Biaya hunian di Asrama UI mulai dari Rp 300 ribu–Rp 1,3 juta per bulan.